Sunday, October 29, 2006

Kering

Aku pulang dari Tasikmalaya hari Sabtu kemarin. Suasana kering mewarnai pemandangan sepanjang jalan menuju Jakarta. Musim kemarau kali ini memang terasa panjang dan cukup menyiksa. Bahkan boleh dibilang sebagai ujian tambahan selama bulan puasa. Entahlah. Bisa jadi ini merupakan tanda-tanda global warming yang mengancam kita semua. Buat ku, kegersangan musim kemarau langsung hilang di saat Iedul Fitri. Hati serasa sejuk kembali setelah berma'af-ma'afan dengan keluarga dan teman-teman. Dan, seperti tahun-tahun sebelumnya, aku merasa berat untuk meninggalkan kampung halaman!

Sunday, October 15, 2006

Menjelang Lebaran

Alhamdulillaah, bulan Ramadhan tahun ini aku lalui dengan bekerja di perusahaan yang memberi banyak kesempatan kepada karyawannya untuk beribadah. Bayangkan, aku bisa pulang jam 15:30 WIB dan ini bukan sekedar teori. Terimakasih untuk Asuransi Takaful Keluarga!

Sunday, May 14, 2006

Kampanye Bahasa Inggris yang Sederhana

Mudah-mudahan judul blog kali ini merupakan terjemahan yang tepat dari "Plain English Campaign". Kadang, saat kita merekomendasikan sebuah buku berbahasa Inggris, kita sering berkata, "Bahasa Inggris-nya gampang, kok!" Kita berkata seperti itu bila kita menangkap keraguan di wajah teman kita yang akan menggunakan / membaca buku tersebut. Bahasa Indonesia juga kadang-kadang suka sulit dimengerti, misalnya pada buku-buku terjemahan. Apalagi kalau penerjemahannya memakai software. Oiya, salah satu materi kampanye penggunaan bahasa Inggris sederhana adalah panduan penggunaan kata-kata alternatif. Sederhanya pedoman ini berisi daftar kata-kata alternatif (kata-kata mudah) untuk mengganti kata-kata susah. Berikut ini saya kutip paragraf pembukanya (dalam bahasa asli, alias bahasa Inggris) supaya ada gambaran:
This guide gives hundreds of plain English alternatives to the pompous words and phrases that litter official writing. On its own the guide won't teach you how to write in plain English. There's more to it than just replacing 'hard' words with 'easy' words, and many of these alternatives won't work in every situation. But it will help if you want to get rid of words like 'notwithstanding', 'expeditiously' and phrases like 'in the majority of instances' and ' at this moment in time'. And using everyday words is an important first step towards clearer writing.
Bila Anda sering menulis teks berbahasa Inggris dan tertarik dengan pedoman ini, silahkan klik: The A to Z of Alternative Words http://www.plainenglish.co.uk/A-Z.html

Tuesday, February 21, 2006

Just Older

21-02-2006 8:27:29 AM Day 113 of my unemployment What will you be in the next ten years? Pertanyaan tersebut pernah aku temui saat mengikuti psiko-test sepuluh tahun yang lalu. Jawabku: "Saya seorang pekerja, sudah menikah, dan punya dua anak!" Bwahahaha! Memang aku punya keinginan untuk menikah di usia 27 tahun. Entah apa spesialnya usia 27 tahun sampai aku berencana menikah di usia tersebut. Jadi dalam pikiranku terbentang rencana: 23 / 1996 : Kerja * 24 / 1997 : Kuliah S1 * 25 / 1998 : Kuliah S1 * 26 / 1999 : Selesai kuliah S1 & kembangkan karir * 27 / 2000 : Nikah 28 / 2001 : Lahir anak ke-1 29 / 2002 : Nabung untuk beli rumah * 30 / 2003 : Nabung untuk beli rumah * 31 / 2004 : Punya rumah * 32 / 2005 : Lahir anak ke-2 33 / 2006 : Here I am a working man with a wife and two kids * Tercapai. Beruntungnya aku, rencana tersebut 70% sudah terlaksana di penghujung akhir tahun ke sepuluh. Sekarang aku kembali ke titik awal di tahun 1996: tidak punya pekerjaan tetap! Lucunya pada bulan Februari 1996 aku nganggur sudah 5 bulan sejak lulus dan pada bulan Februari 2006 ini aku sudah nganggur 5 bulan juga semenjak berhenti kerja di MLC. Deja vu! Sometimes I get to feelin' / I was back in the old days - long ago / When we were kids, when we were young / Things seemed so perfect - you know! / The sun was always shinin' - we just lived for fun / Sometimes it seems like lately - I just don't know! / The rest of my life's been - just a show / ... / ("These are the days of our life" - Queen, 1991) A boy's dream is to come home man again. Keep trying, Boy!!! I'm with you.

Sunday, February 19, 2006

Conversational Terrorism

Day 111 of my unemployment. Kadang-kadang, bahkan seringkali, kita tidak mau kalah dan melakukan segala cara untuk menang, untuk mempertahankan posisi, pendapat, dan lain-lain. Contoh paling nyata adalah dalam beradu argumen. Kita sering tidak bisa menerima atau menghindari fakta, argumen, atau pemikiran orang lain yang lebih benar. Alasannya cuman karena tidak mau kalah atau kehilangan muka. Pernahkah kita, saat terpojok, berkata, "Saya sebenarnya ingin menanggapi pendapat tersebut, tapi kalau menimbang latar belakang, pendidikan, dan intelijensi Anda, saya benar-benar yakin bahwa Anda tidak akan paham!" ?? Kadang kita berkelit (untuk mengulur waktu) terhadap suatu pendapat yang mengancam kredibilitas kita dengan berkata, "Pendapat Anda mungkin benar tapi kita harus menunggu data lengkap untuk memastikannya!" Atau bila Anda tidak senang terhadap suatu pertanyaan yang memojokkan Anda, Anda bisa bertanya balik sambil menyerang si penanya dengan berkata, "Misalnya saja, bila Anda adalah orang yang luar biasa bodohnya tapi berlagak pintar. Apa tanggapan paling tepat, bila Anda ada di posisi saya?" Bila pacar Anda memiliki pendapat yang bersebrangan dan dia di pihak yang benar. Sementara Anda tidak setuju dan tidak memiliki pembenaran atas pendapat Anda, mungkin Anda akan berkata, "Ah, kamu tidak sayang lagi sama aku!" Bah! Secara tidak sadar kita menggunakan taktik-taktik licik ini dalam kehidupan/percakapan sehari-hari. Dean & Laura VanDruff menganggapnya sebagai salah satu bentuk terorisme (the use of violence and threats to intimidate or coerce, especially for political purposes) kita terhadap orang lain. Dalam artikelnya yang berjudul "Conversational Terrorism: How NOT to Talk!", VanDruff menjelaskan berbagai teknik percakapan/argumentasi curang ini, lengkap dengan contohnya. Menurut mereka, tujuan penulisan artikel tersebut supaya orang tidak menggunakannya, bisa tahu dengan cepat bila orang lain menggunakannya. Kenyataannya mungkin Anda akan tergoda untuk mencobanya / memakainya. Bila teknik-teknik yang disajikan oleh VanDruff masih terasa kurang bagi Anda, banyak pembaca artikel yang memiliki teknik-teknik yang lain! Link didapat dari del.icio.us.