Showing posts with label nature. Show all posts
Showing posts with label nature. Show all posts

Friday, July 25, 2008

Rokok bisa memperparah sakit flu

Suatu kajian baru yang dilakukan para peneliti Yale School of Medicine bisa menjelaskan mengapa gejala sakit flu yang biasanya sedang-sedang saja pada non-perokok, justru bisa menyebabkan sakit parah pada perokok. Diterbitkan pada Journal of Clinical Investigation, kajian ini juga mengidentifikasikan bagaimana virus flu dan asap rokok berinteraksi sehingga memperparah radang dan kerusakan paru-paru.

Link: Yale study shows why cigarette smoke makes flu, other viral infections worse

Foto oleh: LJ.

Wednesday, July 16, 2008

Perbedaan Flu dan Alergi

Ciri-ciri alergi dan flu mungkin sama, tapi suatu penelitian menyatakan bahwa ada hal-hal yang membedakan keduanya. Di antaranya adalah:

  • Serangan flu berlangsung lambat, berlangsung sedikit-demi-sedikit hingga parah dan kemudian perlahan-lahan hilang (sembuh);
  • serangan alergi biasanya timbul dengan cepat dan hilang dengan cepat bersamaan dengan hilangnya pencetus alergi.

Link: The Claim: It’s a Cold. No, It’s an Allergy

Foto oleh -=QaTaR=-.

Thursday, July 10, 2008

Bagaimana mengurangi serangan Migren?

GG:"d'oooh....lagi migrain neeeh. ada yang tau solusinya?"

Google menyatakan bahwa ada banyak situs yang membahas tentang "bagaimana caranya mengurangi migren" (sekitar 304.000 hasil penelusuran.)

Misalnya, situs bottomlinesecrets.com menyatakan bahwa meminum obat bukanlah satu-satunya cara untuk mengobati migren.

Secara garis besar, hal-hal yang bisa mengurangi serangan migren adalah:

  • Pengelolaan stres yang baik.
  • Kurangi konsumsi kopi (kafein).
  • Hindari atau kurangi makanan pencetus migren, misalnya: makanan yang mengandung MSG.
  • Hindari pola tidur yang tidak sehat: kurang tidur atau kebanyakan tidur.
  • Vitamin dan mineral tertentu bisa mengurangi migren.
  • Herbal tertentu bisa mengurangi migren.
  • Akupuntur dan pijat.
  • Minum obat (hati-hati dengan efek samping!)

Link: How to Stop Migraine Pain, New Medications Drug-Free Remedies,Too

Thursday, March 27, 2008

Kapan kamu mendapat pendidikan seks?

Usia saat pertama kali mendapat pendidikan seks:

  • Usia rata-rata orang pertama kali mendapat pendidikan seks adalah 13,2 tahun, dengan 8% orang mengaku mengetahui tentang seks saat masih berusia di bawah 10 tahun.
  • Negara-negara di mana orang lambat mendapat pendidikan seks: Vietnam (16 tahun), India (15,6), China (15,1), dan Malaysia (14,9)
  • Pendidikan seks paling dini diberikan di negara-negara Jerman (11,3 tahun), Austria dan Belanda (11,9)

Bagaimana dengan Indonesia? Ternyata usia saat pertama kali menerima pendidikan seks di Indonesia, Singapura, dan Thailand adalah sama yaitu di usia 14,4 tahun.

Apa iya di Indonesia ada pendidikan tentang seks?

The Global Sex Survey 2005 [durex.com]

Foto oleh: aliasgrace

Wednesday, March 12, 2008

Hati-hati dengan Prostitusi

Baru-baru ini dikabarkan bahwa Gubernur New York, Eliot Spitzer, mendapat tekanan untuk mengundurkan diri karena tersangkut skandal dengan wanita panggilan. Sayang sekali, kemungkinan besar karirnya akan hancur gara-gara skandal ini.

Tentunya, kita ingin mengetahui, apa dan bagaimana tentang prostitusi ini. Misalnya, apa sih alasan seorang Spitzer menggunakan jasa prostitusi? Padahal dia sudah menikah dan memiliki tiga orang anak perempuan. Apa itu tidak cukup?

huffingtonpost telah menurunkan artikel yang berisi 13 pertanyaan yang mungkin Anda ajukan tentang prostitusi. Pertanyaan-pertanyaan tersebut misalnya:

  • Apa sih sebenarnya prostitusi itu?
  • Apakah merupakan hal yang biasa bagi pria untuk memakai jasa prostitusi?
  • Bagaimana orang bisa terjerumus dalam profesi ini?
  • Apakah perempuan juga memakai jasa prostitusi?

Artikel selengkapnya: Prostitution: A User's Manual

[Foto: wikipedia.org]

Tuesday, March 04, 2008

Setelah baby-blues, sekarang ada momnesia

Mungkin kita sering mendengar tentang baby-blues yaitu kondisi yang dialami oleh 75 - 80% oleh wanita setelah melahirkan dengan beragam gejala yang umumnya berupa depresi ringan.

Nah, menurut sebuah artikel di USA Today, para ibu juga bisa mengalami momnesia, yaitu kebingungan dan gejala gampang lupa yang terjadi tidak lama setelah kelahiran bayi.

Walaupun para peneliti belum bisa menjelaskan bagaimana kelahiran (proses menjadi ibu) bisa mempengaruhi daya ingat, mereka setuju bahwa ada kecenderungan ke arah itu.

Babies can cause 'momnesia' [via fark.com]

[Foto oleh: sadalit]

Friday, February 22, 2008

Tanpa minum atau tanpa makan?

Banyak di antara kita yang pernah berpuasa, baik karena tuntunan agama maupun karena alasan lain. Saat berpuasa itu, mana yang lebih berat: menahan rasa haus atau menahan lapar?

Charles W. Bryant menyatakan bahwa manusia bisa bertahan lama tanpa makanan, yang penting cukup minum.

How long can you go without food and water? [HowStuffWorks]

[Foto oleh: gizzypooh]

Tuesday, February 19, 2008

Bohong Banget!

Anda mungkin pernah dengar (entah itu nguping, pengalaman pribadi, atau lihat di sinetron) cowok bilang saat akan meninggalkan kekasihnya, "Aku, masalahnya, bukan kamu, Sayang!"

Bohong banget! Bahkan sekarang ada perempuan yang ikutan, bohong seperti itu saat mem-PHK (Pemutusan Hubungan Kekasih)! Sebenarnya dia mengatakan, "Masalahnya adalah kamu tetapi saya tidak ingin menyakiti kamu. Kamu tuh kok jadi cerewet banget, ngatur banget, banyak ngelarang, dll."

Atau mungkin juga Anda pernah dengar cowok bilang ke temannya (biasanya cowok juga), "Nanti gue pasti bayar utang gue. Suer!"

Ini biasanya ada benarnya. Dia bakal bayar hutangnya tapi nanti kalau cicilan motor lunas, atau kalau sudah bayar kost, atau kalau gaji bulan depan ada sisa, dst.

Seperti yang ditulis Christian di situs Just a Guy Thing:

"Laki-laki dikenal akan sikapnya yang suka blak-blakan. Tapi kadang-kadang kita, kaum pria, mengatakan hal-hal yang tidak seperti yang kita maksudkan. Hal-hal yang justru lebih sering menimbulkan masalah. Mungkin ini memang sudah bawaan kita sejak lahir."

Entah, benar atau tidak, ya! Baca saja artikelnya: 15 Things Men Say But Don’t Really Mean

[Foto oleh: adrianadesigner]